TP PKK KABUPATEN BLITAR RAIH PENGHARGAAN UPAKARTI UTAMA
TP PKK kabupaten blitar raih penghargaan Upakarti Utama.Blitar – Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ny.Hj.Ninik Rijanto dan Kecamatan Selorejo meraih penghargaan Upakarti utama pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-46 dan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 di Hotel Mercure Ancol Jakarta. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumulo. Penghargaan ini wujud perjuangan Ketua TP PKK Kabupaten Blitar yang didukung oleh seluruh kader PKK Kabupaten Blitar.
Ny.H.Ninik Rijanto menyampaikan, penghargaan ini bukti kerja keras seluruh kader TP PKK Kabupaten Blitar. Ini harus dipertahankan dengan cara lebih aktif, kreatif dan inovatif. Keberhasilan Kecamatan Selorejo dalam lomba IVA Test hingga mendapat penghargaan naisonal ini patt dicontoh oleh daearh lain khususnya di Kabupaten Blitar. Mengingat kanker serviks merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu pemerintah daerah senantiasa menunjukkan perhatian serius terhadap pembangunan tingkat desa. Mengingat desa merupakan penyelenggara pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Tema dalam (HKG) PKK Ke-46 dan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 yakni PKK, Menggerakan Kehidupan Berkoperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.400 kader PKK dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Dan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Juga hadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden Kelima Ibu Megawati Soekarnoputri, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua Umum TP PKK Pusat Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo. Termasuk dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Dalam sambutannya, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo meminta kepada Kader PKK se-Indonesia ikut melibatkan diri dalam mengatasi persoalan stunting dan gizi buruk mulai dari Sabang hingga Merauke. Menurut orang nomor satu di republik ini, jika
hal tersebut dibiarkan, maka akan menjadi beban masa depan Bangsa Indonesia. Salah satu langkah mengatasinya yaitu melalui pemberian makanan tambahan secara merata. Disampaikan pula, persaingan dan kompetisi ke depan ditentukan bukan dari kekayaan sumber daya alam, tetapi juga ditentukan melalui kualitas sumber daya manusia dari sebuah negara. Sehingga perlu penanganan yang tepat untuk mengatasi stunting dan gizi buruk.
Sementara itu dalam laporannya kepada Presiden, Ketua PKK Pusat Ibu Erni Guntarti Tjahyo Kumolo menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa bangsa Indonesia di Sulawesi. Ibu Erni Kumolo juga mengharapkan kader PKK di seluruh Indonesia siap mensosialisasikan program pemerintah dan juga bersinergi.
Pada acara tersebut juga digelar Pameran Produk Hasil Karya Kader PKK, Parade Nusantara, Talkshow, Lomba Penyuluhan dan Api Unggun.(Humas)