BUMDES, LOKOMOTIF PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL

Blitar – Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM memberikan apresiasi terhadap BUMDES Milik Bersama Karya Manunggal Kecamatan Udanawu. Dengan keberadaan BUMDES milik bersama ini diharapkan potensi yang ada dimasyarakat bisa terangkat. Produk-produk home industri mampu bersaing dengan produk dari luar wilayah atau pabrikan. Hal ini disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini pada kegiatan Launching Rumah Pajang dan Swalayan BUMDES Milik Bersama Karya Manunggal di Kecamatan Udanawu, Senin (29/1).

Bupati Blitar juga menyampaikan, barang dagangan yang dititipkan pada swalayan BUMDES hendaknya produk dari masyarakat itu sendiri, bukan hasil pabrikan. Ini juga bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayo Bela dan Beli Produk Blitar. Bupati Blitar mengingatkan bahwa produk masyarakat Kabupaten Blitar sangat banyak dan diyakini bisa bersaing dengan produk lain. Promosi produk khas kabupaten dengan  sebutan Kabupaten Seribu Candi ini dilakukan berbagai cara, antara lain melalui pameran UMKM. Seperti diketahui, pada swalayan BUMDES Milik Bersama Karya Manunggal sementara masih menjual produk pabrikan dan sembako serta beberapa baju batik. Dan untuk sementara kegiatan BUMDES Milik Bersama Karya Manunggal ini didukung oleh agen BNI 46.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga menyampaikan, BUMDES yang ada di Kabupaten Blitar agar lebih produktif. Pembentukan Badan Usaha Milik Desa memang bertujuan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi lokal tingkat desa. Pembangunan ekonomi lokal desa ini didasarkan oleh kebutuhan, potensi, dan penyertaan modal dari pemerintah desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa. Hal ini untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat desa, agar masyarakat desa lebih mandiri. Launching Rumah Pajang dan Swalayan tersebut ditandai dengan pelepasan balon, pengguntingan pita serta pemotongan tumpeng. (Humas)

Check Also

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga …