GERAKAN BLITAR MENANAM DAN PEMBANGUNAN TAMAN KEHATI, UPAYA PELESTARIAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN

Blitar – Indonesia dikenal dengan mega biodiversity country, karena mempunyai pantai terpanjang dan hutan terluas di dunia dengan berbagai flora dan flasma nutfah. Keanekaragaman hayati ini memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi global nasional dan kesejahteraan rakyat. Ironisnya, Indonesia masih menghadapi banyak persoalan , antara lain ancaman kepunahan beberapa species karena perusakan habitat dan perburuan.  Untuk itu, Pemerintah melakukan upaya konservasi sebagai upaya perlindungan terhadap tumbuhan dan satwa liar (TSL). Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk turut berperan mensukseskan kebijakan nasional diantaranya, upaya konservasi melalui Gerakan Blitar Menanam dan Pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati). Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM dalam sambutannya pada kegiatan  Peringatan  Pekan Lingkungan Hidup, Pencanangan Gerakan Blitar Menanam dan Launching Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Dewi Sinta di Desa Sumberagung, Kecamataan Pangungrejo, Sabtu (25/11).

Bupati Blitar  menegaskan, tujuan dari Gerakan Blitar Menanam diantaranya untuk memulihkan kerusakan lingkungan dan  meningkatkan kualitas hidup dengan melibatkan partsipasi aktif seluruh komponen masyarakat serta dunia usaha, juga menyediakan bibit tanaman untuk kegiatan penanaman pohon pada lahan kritis diluar kawasan hutan dan ruang terbuka hijau.  Selain itu sebagai upaya mendukung program nasional menanam 25 pohon selama hidup serta mendukung pelaksanaan program-program pelestarian lingkungan yakni Desa berseri, Adiwiyata, Pengembangan Kota Hijau (P2KH), Eco Pesantren, Desa Proklim, Adipura, dan Adaptasi-Mitigasi Perubahan Iklim. Untuk itu, Bupati Blitar berharap, dengan gerakan menanam pohon ini mampu meningkatkan indeks  tutupan lahan sekaligus bisa memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, untuk pembangunan tanaman keanekaragaman hayati seluas 10 hektare yang berlokasi di Desa Sumberagung dimaksudkan untuk melestarikan keanekaragaman jenis flora dan fauna endemic/lokal, khas dan langka di wilayah Kabupaten Blitar. Kedepan dengan terbangunnya taman keanekaragaman hayati ini diharapkan, dapat berfungsi sebagai kawasan konservasi eksitu, koleksi berbagai tumbuhan dan satwa lokal, khas dan langka, sumber benih dan bibit (gen bibit) tanaman serta sebagai pusat pendidikan pelestarian lingkungan. Untuk itu, Bupati Blitar menegaskan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Ir. M.Krisna Triatmanto, M.Si dalam laporannya mengungkapkan, untuk mendukung Gerakan Blitar Menanam Tahun 2017 akan dilaksanakan melalui berbagai jenis kegiatan penanaman oleh beberapa pihak antara lain; penyediaan bank pohon Dinas Lingkungan Hidip sebanyak 13.100 batang, tanaman peneduh jalan pada kegiatan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sebanyak 3.740 batang, penanaman oleh pegiat sahabat lingkungan 5.000 batang, penanaman oleh UPT Kehutanan Provinsi wilayah V Lokasi Blitar sebanyak 141.400 batang, serta penanaman oleh Perhutani KPH Blitar seluas 139 Ha dengan pohon sebanyak 175.046 batang. Sehingga total 338.286 batang. Jumlah ini belum termasuk penanaman oleh pihak lain.

Pada kesempatan tersebut, juga diacarakan penyerahan penghargaan bagi pelestari Fungsi Lingkungan Hidup serta Sekolah Adiwiyata 2017. Penerima penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup  antara lain diberikan kepada Dolis Setiawan dari Kecamatan Sutojayan dan Mukharom Salasa, S.Si dari Desa Kemiri Gede Kecamatan Kesamben sebagai pelestari Fungsi Lingkungan Hidup kategori Perintis Lingkungan, Pokmaswas Fajar Bengawan dari Kecamatan Binangun, dan Kelompok Tani Krido Wono dari Desa Resapombo sebagai pelestari fungsi lingkungan kategori penyelamat lingkungan.

Sementara itu beberapa sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah Adiwiyata Kabupaten Blitar Tahun 2017 diantaranya SD 03 Kanigoro, MIN Slemanan Udanawu, SMPN 02 Sutojayan, SMAN 01 Srengat dan SMKN 01 Nglegok.

Seperti diketahui, sebelum penanaman pohon secara simbolis, Bupati Blitar, memberangkatkan peserta jantung sehat. Start kantor Kecamatan Pangungrejo dan finish Lokasi Keanekaragaman Hayati (Kehati) Dewi Sinta Desa Sumberagung yang berjarak sekitar 4 km. Setelah itu, Bupati Blitar yang diikuti Kejari, Kasdim 0808, Ketua TPP PKK serta undangan yang lain melalukan penanaman pohon secara simbolis diteruskan dengan  mengunjungi stand pameran produk unggulan. Menurut Bupati Blitar, kegiatan pameran yang diikuti oleh pelaku UKM dari desa seluruh Kecamatan Pangungrejo ini sebagai upaya mendukung Gerakan Ayo Bela Beli Produk Blitar.(Humas)

Check Also

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga …