Blitar – Untuk meningkatkan populasi dan harga Ternak Kambing PE dari hulu sampai ke hilir, serta mempromosikan hasil produksi peternakan dan perikanan unggulan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar menggelar Kontes Kambing PE dan Open EXPO Farm serta Pameran Produk Unggulan Peternakan dan Perikanan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih menghidupkan kegiatan di Pasar Hewan Terpadu Srengat. Hal ini diungkapan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Ir.Mashudi saat membacakan laporannya pada kegiatan tersebut, Minggu (5/11) di Pasar Hewan Terpadu Srengat.
Dalam laporannya juga disampaikan, kegiatan ini diselenggarakan pada Tanggal 4 s/d 5 Nopember 2017 di Pasar Hewan Terpadu Srengat. Pada tanggal 4 November 2017 untuk pameran, sedangkan Kontes Ternak dilaksanakan pada Tanggal 5 November 2107. Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Himpunan Peternak Domba Kambing DPC Blitar. Dijelaskan pula, dalam kontes ini diikuti 240 ekor kambing PE dari berbagai kriteria. Kriteria dalam kontes ini adalah kelas Betina A, Betina B, Betina C, Betina D serta Betina E juga Jantan A, Jantan B. Jantan C , Jantan D dan Jantan E. serta kelas Ekstrim.
Sementara itu, Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Kontes ini juga merupakan langkah untuk mengembangkan usaha sub sektor peternakan terutama untuk menopang ekonomi masyarakat melalui penyedia lapangan usaha bagi peternak. Sehingga mampu turut menyangga kebutuhan pangan tetutama protein hewani.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, potensi peternakan di kabupaten ini pada Tahun 2016 mencapai 18.588.211 ton/tahun untuk produksi daging sapi, sedangkan daging domba/kambing sekitar 2.041.440 ton/tahun. Sementara untuk ayam buras sekitar 1.298.148 ton/tahun, itik 527.399 ton/tahun, daging ayam broiler 25.292.210 ton/tahun. Selain itu untuk produksi susu sapi pada Tahun 2015 sekitar 32.493 ton/tahun, telur ayam buras 1.488.978 ton/tahun, dan ayam ras mencapai 151.826.220 ton/tahun. Bupati Blitar berharap jumlah produksi baik daging, telur dan susu kedepan bisa terus mengalami kenaikan. Diakhir sambutannya Bupati Blitar mengingatkan agar seluruh tantangan yang dihadapi dalam pengembangan usaha kambing PE dan olahan hasil peternakan bisa teratasi diantaranya melalui kontes ini. Para peterrnak bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman.
Ditempat yang sama, Ketua Himpunan Peternak Kambing DPC Jatim berharap, Kabupaten Blitar bisa menjadi sentra kambing PE. Sekaligus memajukan Pasar Hewan Terpadu di Srengat. Sehingga masyarakat dari berbagai wilayah bisa memperoleh jenis kambing ini hanya di Kabupaten Blitar. Hal ini juga didukung oleh beberapa pengusaha dari Pasuruan. Disampaikannya, saat ini suplai susu etawa sangat minim sementara kebutuhan akan susu tersebut sangat tinggi. (Humas). foto:ilustrasi