BUPATI BLITAR: MESKI SANTRI NDESO, NAMUN PRESTASI INTERNASIONAL

Blitar – Santri Mambaus Sholihin  Kabupaten Blitar  meraih prestasi dalam event 2 tahunan IISRO (International Islamic School Robotic Olympiad) Tahun 2017 di  Osaka Jepang. Dalam event yang berlangsung 28 Oktober-2 November 2017 tersebut, santri yang notabene siswa SMP ini meraih dua prestasi sekaligus,  yakni kategori Sumo Race Champions (RC) dan kategori  Mazesolving. Prestasi mereka mendapat apresiasi dari Bupati Blitar, Drs.H.Rijanto, MM saat menyambut mereka di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, Jumat (3/11).

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan rasa bangga dengan prestasi para santri dari Desa Sumber Kecamatan Sanankulon ini. Menurutnya, ini kejutan yang luar biasa bagi Pemerintah Kabupaten Blitar. Bupati Blitar mengungkapkan, walaupun hanya santri dari desa, tetapi  sudah bisa ke Jepang bahkan mendapat prestasi. Harapannya, Bupati Blitar berharap prestasi ini terus dikembangkan,demi kemajuan bersama di bidang teknologi. Untuk sementara sudah bisa membuat robot mainan, kedepan diharapkan bisa membuat robot yang bisa menggarap lahan pertanian.Mengingat Kabupaten Blitar merupakan daerah agraris.

Sementara itu, Armin Irawan, Pembina robotik SMP Mambaus Sholihin menyampaikan, keistimewaan robot-robot karya santri Blitar ini adalah  program robot disetting bagus, sehingga robot  bisa berjalan mulus dengan target durasi yang ditentukan.

Menurut Armin, ada beberapa kriteria penilaian dalam kompetisi robot ini, antara lain. bisa menyelesaikan dalam track dengan kecepatan dan durasi yang telah ditentukan. Dalam kesempatan itu Armin berharap Indonesia bisa memperbanyak robot rakitan santri Mambaus Sholihni ini. Seperti yang dilakukan oleh Malaysia. Robot rakitan siswa diperbanyak oleh pabrikan dengan manufaktur sempurna. Kemudian bisa dikomersilkan. Armin juga menyatakan akan menyempurnakan  robot hasil karya santri lalu mematenkan. Termasuk memperbanyak jumlah robot meski tidak dalam jumlah banyak, sehingga tetap bisa dijadikan bahan acuan  bagi siswa lain yang ingin belajar robotik.

Seperti diketahui, para santri Mambaus Sholihin  yang mendapat prestasi tersebut adalah M.Gymnastiar, juara 1 kategori Sumo RC dan juara 2 kategori Mazesolving, Nauval Hanif juara 2 kategori Sumo RC dan juara 3 kategori Robot Soccer, sedangkan M.Farhan dan Bahrul Bahria juara 2 kategori Robot Soccer.  Kendati melakukan persiapan hanya 4 bulan, namun para santri ini mengaku tidak menemui kesulitan saat pelaksanaan lomba. Sebelumnya, Tim robotik Mambaus Sholihin pernah menyabet berbagai juara dalam event internasional di Singapura dan Malaysia.(Humas)

Check Also

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga …