Blitar – Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Blitar Tuti Komariyati mengatakan pasca adanya puluhan aduan masyarakat yang mengeluhkan buruknya kualitas beras sejahtera atau rastra yang apek dan berkutu pihak Pemkab telah berkomunikasi dengan Bulog untuk meningkatkan kualitas beras. Tuti menuturkan, untuk saat ini laporan atau permintaan penggantian beras sejahtera dengan alasan kualitas yang buruk semakin berkurang karena kualitas beras yang sudah lebih baik dari sebelumnya.
Tuti menambahkan, jika masih ada masyarakat yang meminta penggantian beras sejahtera kualitas buruk pihak Bulog tetap melayani dan menggantinya dengan beras kualitas yang baik. Kini, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran beras sejahtera kepada 77.165 penerima manfaat di Kabupaten Blitar. (RIZ-Diskominfo)