Blitar – Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella/kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan (Congenital Rubella Syndrome) pada Tahun 2020. Satu diantara upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (imunisasi massal) dan introduksi imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR). Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Blitar Di Kabupaten Blitar, mencanangkan kampanye dan introduksi Measles dan Rubella (MR), Kamis (27/7) di Desa Temanggung, Kecamatan Udanawu.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM menyampaikan, imunisasi massal MR ini bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella yang ada di masyarakat. Di Kabupaten Blitar, imunisasi MR pada bulan Agustus 2017 akan dilaksanakan di Posyandu-posyandu, polindes, ponkesdes, puskesmas pembantu, puskesmas, dan pos imunisasi lainnya dengan sasaran bayi usia 9 bulan sampai dengan anak usia 6 Tahun. Selanjutnya pada bulan September 2017 Imunisasi MR akan dilakukan diseluruh sekolah yang terdiri dari sekolah SD/MI/Sederajat, SDLB dan SMP/MTS/sederajat dan SMPLB. Selanjutnya pada bulan September 2017 Imunisasi MR akan dilakukan di seluruh sekolah yang terdiri dari sekolah SD/MI/Sederajat, SDLB dan SMP/MTS/sederajat dan SMPLB.
Lebih lanjut Bupati Blitar menyampaikan, imunisasi MR ini diberikan tanpa mempertimbangkan status imunisasi. Untuk itu, orang nomor satu di Kabupaten Blitar mengharapkan dukungan semua pihak, lintas sektor, seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskan imunisasi dan introduksi MR 2017. Atau dengan kata lain bisa berpartisipasi dan berkontribusi dalam imunisasi massal MR ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar juga mengungkapkan bahwa, sasaran dari imunisasi ini bayi berusia 9 bulan sampai dengan anak usia 15 tahun yang berjumlah sekitar 67 juta (Seluruh Jawa). Sedangkan di Kab Blitar sasaran imunisasi MR berjumlah kurang lebih 260.000 anak. Untuk Tahap I, Imunisasi massal MR 2017 dilaksanakan di 6 provinsi di seluruh Pulau Jawa yang dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2017. UntukTahap II, Imunisasi Massal MR dilaksanakan di seluruh Propinsi diluar Pulau Jawa yang dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2018. Dan selanjutnya imunisasi MR ini akan menjadi bagian dari imunisasi rutin (bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan dan murid kelas 1 SD) mulai bulan Oktober Tahun 2017 di Pulau Jawa.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr.Kuspardani dalam laporannya menyampaikan, Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular (Very High Infectious) yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Sedangkan Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan, akan tetapi yang menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat adalah efek terato genik apabila rubella ini menyerang pada wanita hamil pada trimester pertama. Sehingga Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles Rubella (MR) perlu dilakukan. Tujuannya antara lain, mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/ CRS Tahun 2020, meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi virus campak dan rubella dan menurunkan angka kesakitan campak dan rubella. Waktu dan Tempat Pelaksanaannya pada bulan Agustus akan dilaksanakan di Posyandu, Polindes, Ponkesdes, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, dan Pos Imunisasi Lainnya. Bulan September akan dilakukan di seluruh SD dan SMP atau sederajat. Seperti diketahui, Jumlah Posyandu di Kabupaetn Blitar sekitar 1459, Jumlah Sekolah 1139, Jumlah Pos lainnya 5. Dan total anak yang harus mendapatkan imunisasi MR ini mencapai 2603 orang. Sasaran Kampanye Imunisasi MR yakni, jumlah sasaran Imunisasi bulan Agustus 102.003 anak dan jumlah sasaran Imunisasi bulan September 157.483 anak.
Hal yang sudah dilakukan antara lain: melakukan pendataan sasaran baik di wilayah desa maupun sekolah, melakukan validasi sasaran hingga tingkat desa dan sekolah serta Advokasi dan Sosialisasi Kampanye dan Introduksi MR bagi UPTD Pendidikan, Kepala Sekolah SMP, KUA Kecamatan Tingkat Kab Blitar.
Pencanangan dan kampanye Imunisasi MR, ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Blitar. Setelah itu, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini dengan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ny.Hj. Ninik Rijanto memberikan tinta khusus dari Kementerian Kesehatan RI bagi anak yang sudah mendapatkan imunisasi MR. (Humas)