Blitar – Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Yudha Satya mengatakan, sesuai dengan pantauanya di lapangan, kasus keguguran sapi perah ini tergolong tinggi, sehingga pihaknya dalam waktu dekat segera melakukan Vaksinasi Brucellosis. Yudha menjelaskan, kasus keguguran sapi perah ini secara nasional sejak tahun 2006 selalu tinggi, sehingga pemerintah pusat juga terus menghimbau Pemda agar rutin lakukan vaksinasi untuk menekan kasus ini. Menurut nya, untuk vaksinasi brucellosis hanya bisa dilakukan oleh petugas, sehingga setiap peternak sapi perah bisa melaporkan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan jika terjadi kasus keguguran sapi. Selain itu, sampai saat ini populasi sapi perah di Kabupaten Blitar ada sekitar 8 hingga 9 ribu ekor.
Yudha menambahkan, tahun ini pihaknya akan melakukan berbagai vaksinasi diantaranya vaksinasi flu burung, antraks, dan vaksinasi brucellosis.(RIZ-Diskominfo)