Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar untuk kesekian kalinya mendapat kunjungan dari daerah lain sebagai lokasi studi banding. Kali ini, Senin (17/4) di Lantai III Kantor Bupati Blitar di Kanigoro Pemerintah Kabupaten Blitar menerima kunjungan peserta Diklatpim IV Angkatan I dari Kabupaten Mamuju Tengah. Drs. H.Makinudin, MM, Kepala Bagian Kesra mewakili Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Diklatpim IV pola baru merupakan salah satu tahapan pengembangan kualitas aparatur, untuk mewujudkan pemenuhan kompetensi jabatan struktural. Sehingga diharapkan, implikasi dari Diklat ini akan membawa efek sinergis yang lebih riil bagi peningkatan kinerja para pejabat pemerintah. Atau dengan kata lain lebih mempunyai wawasan, pengetahuan, dan pembentukan sikap mental (caracter building).
Dalam pembukaan Benchmarking To Best Practice Diklatpim IV Angkatan I Kerjasama PKP2A II LAN dan Kabupaten Mamuju Tengah ini, Kabag Kesra juga mengungkapkan, tujuan dari Diklatpim sebagai penguatan otonomi daerah yang bermuara pada pelayanan publik yang prima dan paripurna (service leadership). Untuk itu diharapkan, sesuatu yang positif dari Kabupaten Blitar bisa di adopsi di Kabupaten Mamuju Tengah. Diakhir sambutannya, Kepala Bagian Kesra berpesan kepada seluruh peserta agar menanamkan mindset, tentang seorang pemimpin yang tidak pernah merasa menjadi pejabat.
Sementara itu, Ketua rombongan dari Mamuju Tengah, Isak Yunus, S.IP, M.Si menyampaikan, peserta Benchmarking To Best Practice Diklatpim IV Angkatan I Kerjasama PKP2A II LAN dan Kabupaten Mamuju Tengah ini berjumlah 35 peserta dari berbagai OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Harapannya dengan kegiatan ini bisa melahirkan pemimpin yang inovatif, bukan pemimpin yang copy paste. Sehingga hasil dari Kabupaten Blitar bisa diaplikasikan di Mamuju Tengah. Selain itu, hasil dari kegiatan ini bisa menambah pengetahuan, wawasan yang bisa diadopsi. Untuk locus kegiatan yakni Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Peternakan dan Perikanan, dan Radio Persada FM.
Ditempat yang sama, Sekretaris Bappeda Kabupaten Blitar, Eko Susanto, ST, MM memaparkan tentang potensi Kabupaten Blitar. Dengan luas wilayah sekitar 1.880 km², Kabupaten Blitar terbagi menjadi dua bagian, Blitar selatan dan Blitar utara. Masing-masing bagian mempunyai potensi yang berbeda. Jika Blitar bagian selatan mempunyai potensi tentang galian batuan seperi kaolin sedangkan Blitar bagian utara terkenal dengan tanahnya yang subur. Selain itu, Kabupaten Blitar dengan julukan Seribu Candi ini mempunyai potensi wisata mulai dari wisata sejarah, seni budaya, wisata alam dan wisata kuliner. Dibidang pembangunan, peluang investasi di Kabupaten Blitar yakni, industry tambang, pasar modern, pariwisata, perhotelan, real estate dan agro industry. Untuk mengangkat potensi yang ada di Kabupaten Blitar, tahun lalu Bupati dan Wakil Bupati Blitar telah mencanangkaan Gerakan Ayo Bela dan Beli Produk Kabupaten Blitar.
Dalam pembukaan Benchmarking To Best Practice Diklatpim IV Angkatan I Kerjasama PKP2A II LAN dan Kabupaten Mamuju Tengah, Ketua Rombongan dan Kepala BKPSDM Kabupaten Blitar yang didampingi Kepala Bagian Kesra tukar menukar cinderamata. Kemudian berkesempatan foto bersama dengan seluruh peserta Diklatpim IV dari Mamuju Tengah.(Humas)